1st International Symposium of The Journal Antropologi Indonesia

 

The Beginning of the 21st Century: Endorsing Regional Autonomy, Understanding Local Cultures, Strengthening National Integration

 
August 1-4, 2000, Hasanuddin University, Makassar, South Sulawesi
 

Sesi Pleno

 

 

Selo Soemardjan

Gagasan Selo Soemardjan tentang Otonomi Desa Adat


Ben Mboi

Pluralitas dan Pluralisme sebagai Premis dan Basis Teori Tata Usaha Negara Indonesia agar Terjaga Integrasi Nasional

J. Kristiadi

Profesionalisme TNI di Tengah Transisi Politik

Frans Seda

Bhinneka Tunggal Ika: Masih Mungkinkah?

Parsudi Suparlan

Masyarakat Majemuk dan Perawatannya

Herman Sumbu

Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah dalam Konteks Formulasi Kebijakan Otonomi Desa
 

 

Panel 1: Pengelolaan Sumberdaya Lokal: Antara ‘Keuntungan’ dan ‘Kelestarian’ 

Pembangunan untuk Siapa? Suatu Pengantar
S. Budhisantoso
 
Sumberdaya Lokal untuk Masyarakat Lokal: Antara Keuntungan dalam Kelestarian
Mubariq Ahmad
 
Pengayaan Pengetahuan Lokal, Pembangunan Pranata Sosial: Pengelolaan Sumberdaya Alam dalam Kemitraan
Yunita T. Winarto dan Ezra M. Choesin
 
Regional Autonomy Application and Environmental Regulations Implementation for Aggregate Quarrying in Gowa District, South Sulawesi
Andi Irwan Nur
 
Integrated Approach Using Sociocultural Risk Assessments: A Case of Exploratory Drilling Project in Irian Jaya, Indonesia
Prijo Hutomo
 
Pengelolaan Hutan oleh Masyarakat Adat di Wilayah Pengelolaan Kawasan Hutan Partisipatif(PKHP) Kab. Sanggau, Kalimantan Barat
Dicky Simorangkir
 
Berkubang Lumpur Merawat Alam: Pengembangan Institusi Sosial dalam Proses Konservasi Bakau di Tongke-tongke, Sinjai Timur
Burhanuddin Gala
 
Pengelolaan Lahan Pertanian dan Sekuritas Sosial di Pedesaan Sulawesi Selatan
Mahmud Tang
 
Sustainable Management of Local Resources and Traditional Practices
Claudine Friedberg
 
Memanfaatkan Taksonomi Talas Orang Biak untuk Memberdayakan Ekonomi Masyarakat Lokal
Frans Rumbrawer
 
Pengelolaan Kawasan Pesisir: Studi Kasus Masyarakat Desa Tongke-tongke, Bonepute dan Paojepe di Teluk Bone, Sulawesi Selatan
Y. Purwanto
 
Human Migration and Resource Use in North Sulawesi Fishing Community
Randall A. Kramer and Sahat M.H Simanjuntak
 
Analisa Kebijakan Pengelolaan Tambak bagi Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Kab. Pangkep, Propinsi Sulawesi Selatan
Mohammad Adib
 
Menanam Kakao: Suatu Kajian tentang Pengambilan Keputusan Petani Ladang
Sulaiman Mamar
 
Remaining Poor on Natural Riches: The Politics of Environment in West Papua
Leontine Visser
 
Di antara Kearifan dan Kawasan Ekologi: Implikasi Perubahan Pola Perladangan dan Masa Depan Komunitas Lokal
M. Yamin Sani dan Pawennari Hijjang
 
Current Conditions of Local Subsistence System and Local Knowledge for
Environmental Utilization in the Supermonde Archipelago, The Makassar Straits
Hammamoto Satoko
 
Ekspansi Strategi Pengelolaan dan Degradasi Lingkungan Pesisir di Teluk Bone
Janri Bungatali
 
Memanfaatkan Potensi Sosial Budaya Lokal untuk Pengembangan Manajemen Perikanan Laut Berbasis Masyarakat
Munsi Lampe
 
The Management of Wild and Domesticated Forest Resources on Siberut, West Sumatra
Gerard A. Persoon
 
Coping with Mother Nature: ‘Households’ Livelihood Security and Coping Strategies in a Situation of a Continuing Disaster in Tarlac, Philipines
Rosana Mula and Anke Niehof
 
Pelaut Ulung Perahu Pinisi Nusantara: Perekat Ekonomi Bangsa dan Pelestari Lingkungan Hidup
Eymal B. Demmaliano
 
Land Conflict and Grassroots Democracy in South Sumatra: The Dynamics of Violence in South Sumatra
Jamilah M. Nuh and Elizabeth F. Collins
 
Otonomi Daerah dan Pola Pemanfaatan Ruang dan Sumberdaya Alam dalam Masyarakat, Kasus: Konflik Pemanfaatan Sumberdaya Alam di Kepulauan Togean
Sundjaya
 
Kemiri(Aleuritesmoluccana) and Forest Resource Management in Eastern Indonesia: An Ecohistorical Perspective
Koji Tanaka

Panel 2: Menyongsong Otonomi Daerah: Pemberdayaan Kembali Pranata Lokal

Beberapa Catatan Mengenai Undang-Undang No. 22/1999 dan PP 25 tahun 2000: Suatu Tinjauan
Achmad Fedyani Saifuddin
 
‘Federalism’and the Colonial Project Under Scrutiny: Re-interpreting the Writings of F.S.A. de Clercq, Dutch Colonial Resident in Eastern Indonesia
Paul Michael Taylor
 
Government, Church and Millenarian Critique in the Imyan Tradition of the Religious Papua
Jaap Timer
 
Memberdayakan kembali ‘Kesenian Totua’: Revitalisasi Adat Masyarakat To Lindu di Sulawesi Tengah
Gregory L. Acciaioli
 
Orang Katu di TNLL: Perjalanan Panjang Menuju Rekognisi
Arianto Sangaji
 
Transethnic Identity and Urban Cognition in Makassar: Regionalism and the Empowering Potential of Local Knowledge
Christoph Antweiler
 
Pemetaan Kekuatan Organisasi Perempuan sebagai Upaya Pemberdayaan Perempuan dan Pranata Lokal
Pinky Saptandari
 
Determinan Status Gizi Anak pada Keluarga Miskin Penerima Jaring Perlindungan Sosial Bidang Kesehatan(JPS-BK) di Sulawesi Selatan
Yahya, Djunaidi M., Dachlan, Sudirman H.N., dan M. Ridha
 
Menolak Instrumentasi Negara: Ruang Gerak Pesantren dalam Otonomi Daerah
Asep Suryana
 
Pemberdayaan Perwiridan dalam Komunitas Nelayan Melayu untuk Memberhasilkan Pelaksanaan Otonomi Daerah
Chalida Fachruddin
 
Peran Pranata Adat Pengelolaan Sumberdaya Hutan dan Sagu pada Masyarakat Adat Sentani
Frans Apomfires
 
Tata Niaga Sektor Pertanian Menyongsong Otonomi Daerah
M. Guntur Hamzah
 
Agama Lokal Perlu Diberi Kesempatan dan Perlindungan
Boedhihartono
 
Otonomi Daerah dan Konflik Sosial di NTB
A.A. Ngr. Anom Kumbara
 
Local Resources and Policing Activies
Adrianus Meliala
 
Antara Ikan Garopa dan Otonomi Daerah: Politik Manajemen Sumberdaya Laut
Dedi Supriadi Adhuri
 
Rumah Bulat(Ume Kbubu) dan Rumah Sehat: Perlawanan antara Tradisi dan Modernisasi
L. Dyson P.
 
Intercultural Perception on Universal Ageing Needs to Empower Older Persons: Does this Stategy Work to Develop IEC Materials?
Nugroho Abikusno
 
Survey tentang Ketersediaan dan Konsumsi Protein pada Status Gizi Masyarakat di Sulawesi Selatan
Syamsuddin Hasan, A. Baso Ronda, Muh. Ramli Rahim, dan Nurlaila Abdullah
 
Peningkatan Kinerja Posyandu Melalui Pengembangan Model Partisipatif
(Studi Kaji Tindak)
Sani Silwana, Djunaidi dan Veny Hadju
 
Studi Kasus ‘Best Practices’ Jaring Pengaman Sosial Bidang Kesehatan(JPS-BK)
Djunaidi M. Dahlan, Abd. Razak Thaha, Sudirman H.N., dan M. Ridha
 
Makanan, Kebudayaan dan Kesehatan pada Etnis Bugis di Kab. Bone, Sulawesi Selatan
M. Ridha, Yahya A., Kadir, Sudirman H. N., dkk.
 
Aktualisasi dan Revitalisasi Kearifan Tradisional sebagai Upaya Pemeliharaan Integrasi Nasional
H. A. Mattulada
 
Dinamika Politik Lokal
M. Kausar Bailusy
 
Aktualisasi Nilai-Nilai Tradisional dalam Kepemimpinan Komunitas Lokal: Rekaman Awal Kepemimpinan Elit Lokal Karaeng Galesong
H. Aminuddin Salle, A. J. Bostan Daeng Mama’dja dan Supriadi Hamdat

Panel 3: Mengangkat Keterpurukan: Mendefinisi Ulang Budaya Birokrat dan Militer

Pembangunan dan Pelanggaran HAM di Aceh
Agus Budi Purnomo
 
Dimensi Konflik dalam Program Transmigrasi dan Strategi Pencegahannya
Frans Apomfires
 
Semua Demi Pembangunan: Ketika Birokrat Berbicara tentang dan untuk Pembangunan
Semiarto A. Purwanto, Ezra M. Choesin dan Yunita T. Winarto
 
Birokrasi dalam Kebudayaan Administrasi: Suatu Masalah dalam Pengembangan Otonomi Daerah
Nico. S. Kalangie
 
Etika Perang, Kekerasan Militer dan Resolusi Konflik
Andi Widjajanto
 
Peran Militer dalam Konflik Freeport versus Amungme: Dwifungsi Militer Orde Baru di Papua
Muridan S. Widjaja

Panel 4: ‘Bhinneka Tunggal Ika’: Masih Mungkinkah?

Reaktualisasi Bhinneka Tunggal Ika dalam Menghadapi Disintegrasi Bangsa
Meutia Farida Swasono

A New Archipelago Concept for the ‘Era Reformasi’?
Tom Boellstorff
 
Conspiracy Theories, Apocalyptic Narratives and the Discursive Construction of ‘the Violence in Maluku’
Nils Ole Bubandt
 
Can Central Sulawesi Christians and Muslims get along?: An Analysis of Indonesia Regional Conflict
Lorraine V. Aragon
 
Bugis Migration, Ethnic Conflict and National Integration
Gene Ammarell
 
Ketegangan Antaretnis, Orang Bugis dan Masalah ’Penjelasan’
Kathryn Robinson
 
Holding Back the Mountain: Historical Imagination and the Future of
Toraja-Bugis Relations
Roxana Waterson
 
Konflik antar Agama atau Politisasi Agama?
Margaretha Margawati
 
Religious Conflicts and a Culture of Tolerance: Paving the Way for Reconciliation in Indonesia
Philipus Tule
 
Between Modernity and Tradition: Local Islam in Tidore, North Maluku, the Ongoing Struggle of the State and the Traditional Elites
Lany Probojo
 
Eastern Indonesia: Transport and Social Relation that Stretch Across Space
Catharina Purwani Williams
 
Budaya Lokal Banyumas Membangun Integrasi Bangsa
Sugeng Priyadi
 
Respon Manajemen Program JPS, Beasiswa dan DBO terhadap Pengungsi Maluku di Manado dan Bitung
Hetty A. Sompie Geru
 
Tragedi di Pulau ‘Seribu Mesjid’: Konflik Agama atau Perlawanan Budaya?
Mahsun
 
Jaringan Sosial Tradisional Informal dan Konflik antar Kelompok Sosial di NTT
Yanuarius K. Bau
 
Mencermati Fenomena Kekebalan Sosial sebagai Ancaman Persatuan Bangsa
Pinky Saptandari
 
National Identity or Transnational Identity: Theoretical Approaches to the Ethnic Chinese in Indonesia
Susan Giblin  

Sesi Film

 A Celebration of Origins
Timothy Asch, Linda Connor and Patsy Asch
 
Contestations Dynamics of Presedence in An Eastern Indonesia Domain
Michel P. Vischer
 
Air Kata-kata
James Fox, Timothy Asch and Patsy Asch
 
Ethnographic Film-Making and Ethnography in Irian Jaya (Papua)
Paul Michael Taylor
 
Kameng Gampong Nyang Keunong Geulawa(Kambing Kampung yang Kena Pukul)
Aryo Danusiri
 
Penyair Negeri Linge(A Poet of Linge Homeland)
Aryo Danusiri
 
Maengket dan Kolintang Bonet Cepung Sakeco Dade Ndate Pembawa Berita
Yayasan Lontar